Showing posts with label trip. Show all posts
Showing posts with label trip. Show all posts

Wednesday, December 7, 2011

Trip of today

Trip note today :


tadi coba trip memalui route yang biasa di lalui pada riders, yang kebetulan bertempat tinggal di seputar urban, yang langsung terlihat dan di rasakan adalah kepadatan dan macet luar biasa, ini berlangsung sepanjang jalani baik dari rumah ke kantor atau sebaliknya, di jalani setiap hari oleh mereka, selain jarak tempuh, yang terbilang lumayan sekitar +- 30 km setiap harinya, karena padat waktu tempuh menjadi sangat lama +- 2 jam, di jam2x antara 5 - 9 malam, pagi antara 6-8 pagi, saya coba bandingkan di tengah malam antara 12-2 pagi dini gari, waktu tempuh hanya seputar 20-30 menit dengan kecepatan normal, bisa di hitung brapa akumulasi perbedaan konsumsi bahan bakar, jiha dikalikan jumlah hari kerja dan jumlah kendaraan setihap tahun nya, dari sisi riders, tentu tak kalah melelahkannya, dari sisi fisik dan mental untuk mencapai lokasi tempat kerja dari rumahnya, berapa persen hilangnya produktifitas karyawan, yang kelelahan di kantor karena hal tsb di atas, belum lagi resiko tingkat kecelakaan yg tinggi yang bisa di sebabkan kelelahan dan kehilangan konsentrasi saat berkendara, tidak kah pemerintah memperhatikan hal ini?

Tips : siapkan mental dan fisik agar tetap fokus dan waspada, sebaiknya, istirahat yang cukup dan minum air putih yg cukup agar tak terjadi dehidrasi sepanjang jalan, pilih jalur dan waktu yg tepat, untuk mengantisipasi padatnya lalu lintas, hormati pengendara lain, keep safety on the road, and happy ride...

Tuesday, April 12, 2011

achobule diary, fino with FOI goes to puncak.

achobule diary, fino with FOI goes to puncak.

achobule diary, fino with FOI goes to puncak.

achobule diary, fino with garpusendok.com on lampung trip 500 km

achobule diary, fino with garpusendok.com on lampung trip 500 km

achobule diary, fino with garpusendok.com on lampung trip 500 km


achobule diary - fino 200 cc jakarta - bali - jakarta trip 2400 km.

achobule diary - fino 200 cc jakarta - bali - jakarta trip 2400 km.

achobule diary, solo ride with fino 200 cc jakarta - bali - jakarta trip 2400 km, trip ini sebetulnya lebih memenuhi tuntutan pembuktian jika mesin bore up dapat melakukan perjalan jauh, dan tentu saja di dukung dengan perhitungan yang baik dalam hal ini fine tuning, perjalan ini dilakukan bersamaan dengan libur lebaran 2010, berjalan dengan lancar bersamaan dengan pengetestan beberapa komponen yang biasa di pergunakan oleh matic race kelas FFA...alhamdulillah perjalanan dapat diselesaikan dengan aman dan lancar, terima kasih juga untuk keluarga, para sahabat dan tentu saja touring partner yang memantau terus trip ini dari awal hingga finish kembali ke jkt



Friday, April 8, 2011

BMS Touring 2009-Lembang 18-19 July 2009

BMS Touring - Lembang 18-19 July 2009
Siksaan Mental dan fisik.

Bagai mana tidak Touring kali ini bersamaan dengan pasca pemboman di hotel Ritz carlton dan Marriot, sehingga otomatis sistim keamanan dinaikan posisinya menjadi Siaga 1, tentunya ini sedikit menghawatirkan RC karena seperti biasanya situasi seperti ini akan banyak pemeriksaan di semua akses menuju dan keluar ibukota, dan tentu saja akan menjadi sedikit hambatan di event kali ini...(RC dan seluruh keluarga besar BMS turut berduka atas korban yang meninggal maupun luka atas kejadian tersebut...)



karena waktunya sudah direncanakan dengan matang maka acara ini tetap dilanjutkan touring stage rombongan sudah di hadapkan pada razia / pemeriksaan polisi besar-besaran di post meeting poin di margonda, belum lagi salah satu peserta rontok mesin di perjalanan menuju ciawi via sentul, sehinggah harus mundur sebelum bertarung ini tentu saja memanaskan perolehan nilai konstruktor yang semakin merapat antara teampabrikan....,macet...macet....karena long week end macet luar biasa terjadi di route puncak dari ciawi sampai taman safari...tapi rombongan ini terus bergerak menuju titik rest area lembang....

Kali ini RC menyiapkan lokasi SS yang cukup lengkap mulai dari High Speed corner hingga twisty medium speed, dan dengan jumlah SS yang cukup banyak serta mencoba beberapa aplikasi sisitim baru yaitu sistim handicap waktu dan sistim re-seeding start...idenya ada lah untuk muningkatkan suhu pertarungan antar ace rider dan rookie juga antar class motor sendiri, ini penting untuk pembibitan mengasah kemampuan para petarung muda generasi riders penerus BMS touring...yang patut mendapat catatan disini adalah makin membaiknya indeks perlawanan para petarung muda ini di setiap SS perkembangan nya sangat patut mendapat perhatian dan apresiasi, dengan seringnya mereka hadir di lintasan pada touring mendatang bukan tidak mungkin pembinaan akan lahirnya pembalap muda yang di harapkan dapat mengukir prestasi terbaik seperti para pendahulunya, ini juga di perluhatkan dengan banyak nya jumlah serta variasi jenis SS terbukti mulai terlihat nama-nama baru naik podium di beberapa SS, juga ada muka lama yang ikut bersinar di beberapa pertarungan, untuk pada ace rider menjadi tantangan tersendiri mangatasi para riders muda ini untuk tetap menjaga stamina dan ritme permainan dan secara tidak langsung menanamkan mental bertarung yang baik untuk pembinaan para riders muda....tentu saja yang sangat diharapkan tetap menjadi ajang mempertajam kemampuan berkendara dari masing-masing rides....keep squeeze your throttle full bro....

The Circuit....

Pre start di meeting point I nasi goreng Alex CK Gandaria, Official Start jam 23.30
meeting point II Regrouping di Margo City-Depok jam 24.00
Arrive Lembang Rest jam 05.30

SS 1 - Lembang A - lembang down hill turunan Emen - Ciater
6 Km - aspal smooth - high speed
Pagi langit cerah dan tidak seperti yang di kawatirkan sebelumnya akan kendala kabut tebal tidak terjadi...star dari rest area jam 8 pagi sistim handicap dan pengaturan urutan start sesuai dengan class motor, setelah berdiskusi antara RC dan asosiasi pembalap dikarenakan tidak hadirnya beberapa pembalap kelas superbike dan mundurnya beberapa pembalap moto GP maka regrouping kembali di lakukan di dengan menaikan beberapa pembalap superbike kedalam class moto GP dan diberikan handicap waktu 25 detik terhadap pembalap supersport.....dimulai dengan brief dan dilanjutkan dengan berdoa bersama dari ketua asosiasi pembalap Ndink Capirossi...dan start dilakukan....langit cerah, suasana jalan tidak terlalu sepi cukup menjadi kendala untuk start dimulai dari class supersport dan 25 detik kemudian diikuti class moto GP...sensasi turunan Emen yang sangat terkenal tikungan dan turunan di disini terkenal sangan meguras kemampuan membalap yang harus bisa menahan kecepan motor yang luar biasa ajang penyiksaan untuk semua aspek di kendaraan manariknya di SS ini dengan handicap waktu cukup mengejutkan dengan naik podiumnya dua pembalap muda berbakat...

SS 2 - Lembang B - Ciater - pertigaan jalan cagak
7 Km - aspal smooth - high speed
Di Stages ini para Ace riders mulai menghangat ini terlihat dari posisi podium yang diisi oleh para pembalap dari klas moto GP tidak menyisakan podium bagi para pembalap muda....sirkuit ini juga menyajikan sensasi kecepatan yang tak dapat dilupakan lebarnya sirkuit juga menyajikan kenikmatan tersendiri...tikungan high speed, perbukitan....memompa adrenalin ke level yang cukup tinggi...

SS 3 - Rancakalong A - pompa bensin rancakalong - pertigaan masjid rancakalong
15 Km - smooth twisty dan sedikit bumpy - medium speed
Lintasan ini patut mendapat perhatian karena cukup panjang tidak terlalu lebar dan sudut jalan chamber nya negatif menguras stamina para riders untuk menahan gas, ruang koreksi sangat sempit disini jadi terlambat memainkan ritme gas, rem, steering akan keluar lintasan, ini menarik karena dengan begitu pera riders berusaha menjadi yang tercepat, tetap waspada dan fokus terhadap lintasan belum lagi kondisi banyaknya blind corner terutama tikungan ke arah kanan yang banyak harus di waspadai kendaraan dari arah berlawanan....sekali lagi para riders muda dari kelas supersport berusaha keras menempel catatan waktu para pembalap moto GP....

SS 4 - Rancakalong B - pompa bensin kecil - pertigaan warung
7 Km - smooth twisty dan sedikit bumpy - medium speed
panas terik matahari mulai menyirami sirkuit senpit berliku dan bergelombang ini ciri dari lintsan ini tak menyurutkan suhu pertarungan setelah SS 3 yag cukup panjang menguras stamina, terlihat beberapa riders menguragi intensitas nya dan ini tidak terjadi pada pemegang pole postiton sebelumnya masih meguasai SS ini....

SS 5- Rancakalong C - pertigaan warung - pertigaan lampu merah
2 Km - smooth mix twisty/bumpy sedikit berpasir| - medium speed
SS ini cukup menarik karena cukup pendek, dan diawali dengan turunan yang diikuti tikungan patah 90 derajat blind dan sedikit berpasir...serta jalanan berliku yang tidak terlalu lebar...sangking pendeknya dan sempit sangat sulit mendahuliui lawan di sirkuit ini....jadi posisi didepan sangat sekikit celah untuk manyalip...ini menghasilkan podium oleh dua pembalap muda...catatan juga pantas di tujukan ke Koko Sykes...bisa mendapatkan sirkuit yang pas dengan settingan motornya tampak bisa naik ke peringkat ke 4 dan juga persaingan dua pembalap muda slamet dan roy...

SS 6 - Rancakalong C1 < reversal Rancakalong C> - lampu merah - pertigaan warung
2 Km - smooth mix twisty/bumpy sedikit berpasir - medium speed
SS ini kebalikan dari SS 5 membuat persaingan menjadi sangat sengit apalagi menjelang tikungan akhir dan tanjakan disini terlihat kematangan ndink memanfaatkan moment ini dengan jam terbangnya yang tinggi sedikit slip karena pasir langsung dikoreksi dan melesat menjadi yang tercepat diikuti rendra malang bagi achobule yang harusnya mendapat podium ke tiga karena menanjak power kurang mumpuni kesempatan ini dimanfaatkan oleh koko untuk tancap gas walau sempat berebut masuk di tikungan akhir dengan slamet dan diikuti oleh roy...ketiganya langsung open thortle...and finish....ini merupakan momet terbaik dari rider koko untuk menjadikan podium pertamanya sepanjang karier balapnya.....what a finish....

SS 7 -Rancakalong D - pertigaan warung - lampu merah pertigaan patung kuda
4 Km - smooth mix twisty/bumpy sedikit berpasir - medium speed
SS ini juga cukup pendek tapi dan memiliki sedikit perbedaan dengan SS sebelumnya tetap berliku dan beberapa tikungan tajam tepat di perbukitan yang cukup dekat dengan jurang yang hanya di berikan pagar besi yang sudah tidak mulus menandakan banyak modil yang tersangkut di tikungan tersebut....dan yang lebih menarik SS ini dilemkapi dua buah gundukan yang bisa di bayangkan peserta touring ini dengan kecepatan tinggi melintas di gundukan tersebut...berterbangan.....sebuah sensasi lain....

SS 8 - Rancakalong D1 <reversal Rancakalong D> - patung kuda - pertigaan warung
4 Km - smooth mix twisty/bumpy sedikit berpasir - medium speed
setelah break lunch semangat pembalap kembali pulih walau panas terik tidak mengurangi semangat para riders menempuh lintasan ini, disinilah mulai terlihat akumulasi kelelahan...dan para ace riders kelihatan dapat memanfaatkan luch break dengan sedikit instirahat walau sejenak tapi membantu melepas lelah...terlihat stamina yang fit dapat menguasai SS ini....

SS 9 - Rancakalong E <reversal Rancakalong B>- pertigaan warung - pompa bensin kecil
7 Km - smooth twisty dan sedikit bumpy - medium speed
Kebalikan dari SS 4 dengan jalan sedikit menanjak tentu saja menjadi sasaran empuk bagi motor class moto GP selain telah sedikit mempunyai gambaran dari lintasan sebelumnya dengan kematangannya dapat dengan mudah kembali menguasai SS ini...

SS 10 - Rancakalong F <reversal Rancakalong A>- pompa bensin kecil - pompa bensin besar
18 Km - smooth twisty dan sedikit bumpy - medium speed
Kebalikan dari SS 3 panjang berliku dan mulus adalah julukan yang tepat untuk lintasan ini power engine dan skill, stamina para riders kembali diuji dilintasan ini...

SS 11 - Sagalaherang - panti asuhan - wanayasa
14km - smooth medium to high speed
sirkuit ini sangat memanjakan pera riders dengan tikungan yang bisa di lahap dengan medium speed dan mulusnya lintasan semakin membuat rider tak sungkan meng eksplorasi seluruh kemampuan skill dan kendaraannya, sayang ada sedikit kecelakaan yang nyaris membuat rendra mengalami kecelakaan fatal berkat reflek yang cukup baik dapat mengindar dari tabrakan frontal tapi senggolan atara mobil dan motor tidak dapat di elakan...beruntung rendra tidak mengalami luka....yang bisa membuat SS ini dapat di batalkan...setelah proses dengan pihak mobil diselesaikan SS di lanjutkan...tapi tak lama kemudia hujan turun dengan deras nya beberapa riders berhenti untuk menggunakan raincoat dan ada yang tetap melanjutkan SS hingga mengubah hasil akhir finish...

SS 12 - Pasawahan A 10 km batal
SS 13 - Pasawahan A1 < Reversal Pasawahan A> 10 km batal
SS 14 - Darangdan 4 km batal ada peserta yang lost
SS 15 - Padalarang 25 km batal sudah terlalu gelap demi alasan safety.

demikian ulasan seri ke V kali in tetap banyak pelajaran dari setiap touring yang kita jalani bersama tetap menjaga tali persahabatan Brotherhood and...keep ride on...and riding safety....

BMS Winter Testing Cikidang - plabuhan ratu 20 Juni 2009

BMS Winter Testing Cikidang - plabuhan ratu 20 Juni 2009


20 Juni 2009
Your Own Limit..

Touring kali ini cukup unik...karena waktunya sangat berdekatan dengan touring sebelumnya yaitu serie IV dan juga touring ini niatan awalnya hanya menghormati kerabat lama kita yg lama bermukim di negara paman sam dan ingin menikmati kembali keindahan alam indonesia dan tentu saja lokasi lokasi yang khusus dan sangat di gandrungi oleh komunitas ini...dan persiapan beliau tidak tanggung-tanggung dengan membeli motor dari salah satu kerabat dan langsung di upgrage sesuai konsep yg diinginkan...seperti kebiasaan di komunitas ini...karena motor tersebut di siapkan untuk serie ke IV yg baru lalu...sayangnya satu hari sebelum acara di mulai beliau harus memenihi panggilan pekerjaan yang tidak mungkin di tinggalkannya....dan tercetus lah ide touring wisata kali ini....tapi seperti seperti biasanya tetap saja touring ini berjalan layaknya touring BMS dengan menggunakan poin...yaitu tetap dengan semangat tinggi memeras kemampuan, keahlian para riders dan motornya bisa di jadikan bahan masukan demi pengembangan selanjutnya....jadi mungkin bisa lebih menjadi layaknya winter testing di sirkuit sesungguh nya......so keep squeeze your throttle full bro....

Walau non poin seperti serie BMS biasanya...justru banyak di hadiri oleh riders yang kebetulan berhalangan di seri IV, dan beberapa teman dari beberapa komunitas juga ikut bergabung guna meramaikan touring BMS kali ini bahkan kita juga kehadiran riders bandung yang datang sengaja dari bandung untuk bergabung...sementara untuk regular riders tentu saja kesempatan ini tidak disia-siakan untuk melepas kerinduan akan keindahan sirkuit ini....

Cerita kecelakaan dan engine problem juga mewarnai touring kali ini...diawali dengan terlepasnya baut kenalpot eggie di depok, cvt selip mas ton, mas adji overheating dan akhirnya ngebul di bogor dalam perjalanan pulang ke jakarta dan harus di tarik sampai ke jakarta, mas nis patah knalpot, dan yang cukup berat adalah terjatuhnya dika di tengah-tengah fast track cikidang dengan kecepatan yang cukup tinggi...beruntung hanya terluka lecet di beberapa bagian tangan dan lutut...walau kalo kita lihat kejadiannya dika terseret sekitar 12-15 meter...dan berhenti di sebuah gundukan di tepi jalan beruntung arah jatuh berseberangan dengan arah jurangnya...belum lagi motornya karet intake sobek dan ini mulai melanda motor saat perjalan kembali dari plabuhan ratu...sdah coba di perbaiki tapi mengingat keterbatasan sparepart dan waktu maka motor ini di dorong dari bogor sampe jakarta, bahkan ada kabar tambahan dari teman-teman pulsar juga mengalami kecelakaan saat pulang dari cikidang....what a day....

Penulis juga dalam liputan kali ini mencoba menambahkan tampilan mini map di lokasi-lokasi penting untuk illustrasi sebagai pendukung tulisan ini selain foto-foto yang biasa kita lakukan....

The Circuit....

start di lakukan di meeting point Mc D pondok indah jam 6 pagi

fast track 1 : kota wisata depok - kantor pemda bogor...
langit cerah dan seperti layaknya touring siang hari jalanan di penuhi oleh para riders dari berbagai komunitas...dan manyarakat umum yang mulai memadati jalanan di daerah sub ini....tapi sedikit demi sedikit para riders mulai melihat kesempatan membuka gas walau dengan tingkat kewaspadaan yang tinggi karena banyak manyarakat umum lain yang harus di hormati menggukan jalur yang sama....

fast track 2 : bukit sentul - gumung geulis ciawi...
di sikuit ini para riders mulai menghangat ini terlihat dari kecepatan yg di kembang kan sudah mulai tinggi apa lagi di sambut dengan jalan sempit berliku menantang para riders untuk mengerahkan kemampuan untuk menaklukan jalanan di perbukitan ini....jalanan kering dan traffic sepi...sempurna....slamet datang dari bandung join in di finish poin...
 

fast track 3 : cigombong - lido
lama lintasan ini tak di pergunakan untuk touring...kali ini lintasan ini di coba lagi beberapa jalanan dari bogor masih rusak sedikit sebagian sudah di beton...tapi jalan selanjutnya aspal mulus tentu saja ini langsung di manfaatkan dengan sebaik baiknya oleh para riders...kontur jalan naik turun dan blind corner khas sirkuit ini tentu saja menambah kenikmatan tersendiri...kalo boleh dengan bahasa lain sensasi sirkuit ini yang dirasakan membawa adrenalin kita di level yang berbeda...nana join di sesi ini...setelah finish eggie kembali ke jakarta sendirian karena ada acara keluarga...

fast track 4 : cikidang - pabuhan ratu
inilah sirkuit kawah candra dimuka.....kenapa bisa dibilang begitu?....sirkuit yang hampir sempurna komplit semua jenis tantatangan ada disini....walau beberapa kali mencoba lintasan ini tepi ada saja hal-hal baru yang kita pelajari disini kombinasi - kombinasi tikungan tanjakan turunan kecepatan sangat menguras tenaga baik para rides maupun kendaraan dan ruang koreksi sangat sempit disini jadi terlambat memainkan ritme gas, rem, steering dan yang tak kalah penting salah satunya adalah pemahaman terhadap limit motor...ini di buktikan dengan salah satu rekan rider dika...mengalami sliding di salah satu tikungan maut sirkuit ini....dua rekan dari pulsar join in di strat dan kembali di finish point leg 1 jembatan cikidang..., mas ton dan mas adji kembali duluan setelah finish point setelah refuel....

fast track 5 : plabuhan ratu - cikidang
dibatalkan karena sudah terlalu gelap....

Thursday, April 7, 2011

Touring long Journey Jakarta-Bali-Jakarta 2009

Foto finish jkt 7.30, withmantaray full tandem route selatan..

foto ini menjadi saksi sejarah dan sangat berkesan mendalam mantaray its one of die harder long trip @ this event...walau dalam kondisi belum sembuh benar dia masih bisa melanjutkan ss 3 yg tersisa 478 km wangon jkt dengan waktu tempuh 9 jam dari target 12 jam, terlihat wajah kelelahan tapi bahagia bisa finish di jkt dari total jarak tempuh 2600 km jkt-bali-jkt, foto di ambil di pasar minggu jam 7.30 21/8/09....bravo mantaray..its nice ride with you bro....



3rd fino trip jkt-bali

3rd fino trip jkt-bali

February 1, 2010
ini kali pertama fino trip menuju bali dengan menggunakan jalur utara, selesai janjian dengan para sahabat javacomm dari yogya maka di putuskan jam 3 subuh start, walau terus diguyur hujan, kita tetap berangkat rencana touring bareng sampe yogya setelah itu perjalanan di lanjutkan ke bali, tapi naas tak bisa di tolak sekitar jam 6.30 pagi di daerah sekitar 20 km sebelum cirebon, fino mengalami kerusakan mesin, piston hancur seperti kerupuk, stang piston bengkok, klep in putus, kubah head grepes terkena pecahan piston, cylinder bagian bawah pecah terhantam pen piston yg berantakan, busi macet takbisa dibuka, setelah melihat kondisi yg cukup berat akhirnya di putuskan dikirim kembali ke jkt, tiba di jakata jam 4 sore langsung pasang mesin std, istirahat, jan 3 sore kembali start....sekarang overnight di tegal jam 9 malem...to be continued....

Fino Crash @ malem tabiran 2009

Fino Crash @ malem takbiran 2009

September 21, 2009
apa saja bisa terjadi dalam sebuah touring, contoh nya kejadian yg terjadi malam takbiran kemarin....sepulang dari jemput mas ton solo ride dari bali, kondisi sudah cukup lelah karena banyak di hadang macet dan pawai rombongan takbiran sepanjang jalan...
Gw dari arah atas puncak to ciawi...di daerah setelah cisarua tepatnya gw lupa...gw di turunan kecepatan sedang karen takbiran rame pisan dan gejala penduduk lokal mulai liar ngebut tak pake helm dll gitu lah...kecepatan mungkin sekitar 60 km an karena padat. Posisi fino ditengah2x di lajur kiri...tiba2x sekelebat gw liat ada anak muda nyebrang dari sisi kanan kliatannya dia juga meleng meleng...di tabrak dari ara berlawanan gw...kliatan sekelebat kalo anak muda itu tertubruk dan gw lihat motornya mencelat dan jatuh di jalur dan mengarah ke fino...gw coba ngeles...gak dapet....serta menta itu fino kayak di sapu jatuh ke kanan dan badan gw jatuh ke kanan dengan tumpuan bahu kanan...ini terlihat dari luka yg di tinggal kan di helm full face terilaht baret di kaca dan hampir membuatnya terlepas...karena bahu terasa sangat sakit dan ngilu langsung gw bawa ke ketok magic tulang di bogor...analisanya tak ada yg patah hanya memar dan salah uran tadi langsung di berikan PPK dan tentu saja di bumbui kepretan khas...pak haji...yg rasanya ...josss gandosss....yg lain dua tulang rusuk kanan atas juga memar...sama kaki kiri di bagian atas agak sedikit ngilu...sementara gw lihat si fino kali ini sedikit kurang beruntung bagian kanan dan depan pecah, spakbor depan miring pecah dudukannya, spion kanan putus, tutup tempat olie rem depan juga tergerus walaupun tidak pecah, cover heat protektor knalpot pecah sebagian dan windshield depan pecah....demikian kronologis nya kajadian takbiran...

fino crash & broken bone

fino crash & broken bone

January 6, 2009
Dibonceng teman pake fino, semanggi didepan driving range, exit dari jalur lambat ke jalur cepat..dari arah ratu plaza ke monas...ada motor didepan kita tiba2x kekanan masuk jalur fino...temanku berusaha brake dan banting ke kanan ngikutin gerakan tuh motor...but too late...posisi fino sudah segaris dg motor tsb...dan bumm...fino terpelanting menimpa pengendara nya...teman ku ok cuma lecet kecil... kayaknya bantingannya keras banget dan tumpuan gw jatuh di bahu kiri...patah deh belikat gw... Fino sekilas ok nnt di periksa detail...dan itu motor kabur dengan sempurna...

Wednesday, April 6, 2011

catatan pinggir achobule

catatan pinggir achobule

Trip Baksos Plabuhan ratu with JNC...

15-16-17 january 2010 
Banyak kisah menarik dari sebuah peralanan touring, salah satunya adalah touring bersama para sahabat JNC Jakarta Nouvo Club, trip kali ini berjarak tempuh total distance kurang lebih 300 km, yang menarik dari touring ini sendiri adalah tematik acaranya yaitu memperingati hari jadi JNC yang ke 6 dan di wujdkan dengan acara bakti sosial ke sebuat yayasan panti yang memerlukan banyak bahan bacaan, sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar anggota JNC, selain kopdar minguan.

Delay Start
Pre start at pompa bensin Lenteng Agung, rencana keberangkatan dan start meeting poin sudah di tentukan jumat jam 10 malam di pompa bensin lenteng agung, keberangkatan sendiri mengalami keterlambatan cukup lama sekitar 2 jam dari waktu awal, disebab kan harus menunggu beberapa peserta yang ingin ikut dengan rombongan koter 1 jumat malam ini, dari rencana awal akan ada koter jumat dan sabtu pagi, karena satu dan lain hal, maka kloter sabtu di batalkan karena dikawatirkan minim peserta, maka sebagian peserta sabtu memutuskan bergabung di jumat malam, tentu saja dampaknya adalah jumlah peserta yang menjadi lebih dari 10 motor, tentu saja ini sedikit menyulitkan road captain untuk mengatur pace ritme, mengingat panjangnya barisan peserta touring....but the show must go on....

peserta komplit start di mulai jam 12.30, baru bergerak sekitar 5 km an salah satu peserta keday sudah punya kendala dengan pecahnya spakbor depan , setelah tertahan beberapa menit, perjalanan di lanjutkan...

Stage I, Depok - kota wisata depok - talang bogor - ciawi (+/- 50 km)
Langit sedikit mendung dan seperti layaknya touring siang hari jalanan masih terdapat manyarakat umum yang di jalanan di daerah sub ini, melewati depok dan memasuki special stage I, kota wisata depok menuju chek point satu talang bogor, berjalan lancar, stage ini cukup menarik dengan kondisi dry smooth twisty/bumpy sedikit berpasir section kota wisata sampai pemda bogor.



Stage II, Ciawi - pertigaan cibadak (+/- 35 km)
memasuki stage II Ciawi pertigaan Parung Kuda gerbang Cikidang, peserta mulai disambut dengan hujan gerimis, kondisi jadi cukup menantang karena jalan dari ciawi menuju pertigaan cikidang selain gerimis jalanan ternyata tidak bersih alias di lapisi semacam pasir seperti lumpur tak ayal membuat jalan menjadi bertambah licin, selain lubang- lubang yang cukup besar sehingga yang dapat membuat para riders terjatuh, ini terjadi di sekitar cimelati, di sebuat turunan yang tak terlalu curam, terdapat jalan berbelombang, karena jarak antar motor terlalu dekat dan segaris, sehingga mempersempit ruang koreksi, sehingga membuat satu peserta arif terjatuh mungkin disebabkan oleh kantuk dan kurang konsentrasi, tapi beruntung tak mengalami cidera berati, perjalanan di lanjukan, tak berapa lama walau masih basah tapi jalanan sudah bersih biasanya akibat hujan yang cukup lebat....jalan selanjutnya aspal mulus tentu saja ini langsung di manfaatkan dengan sebaik baiknya oleh saya...kontur jalan naik turun dan medium speed corner khas jalan ini tentu saja menambah kenikmatan tersendiri.


Stage III pertigaan cibadak - cikidang - pabuhan ratu (+/- 35 km)
inilah sirkuit kawah candra dimuka.....kenapa bisa dibilang begitu?....jalanan yang hampir sempurna komplit semua jenis tantatangan ada disini, ditambah lagi hujan gerimis dan kabut tipis mambuat jalan ini lebih menantang....walau beberapa kali mencoba lintasan ini tapi ada saja hal-hal baru yang kita pelajari disini kombinasi - kombinasi tikungan tanjakan turunan kecepatan sangat menguras tenaga baik para rides maupun kendaraan dan ruang koreksi sangat sempit disini jadi terlambat memainkan ritme gas, rem, steering dan yang tak kalah penting salah satunya adalah pemahaman terhadap limit motor dan pengendara...ini di buktikan dengan dua rekan rider benny dan pak koko...mengalami sliding di salah satu tikungan jalan ini, karena terlambat mamprediksi sebuah tikungan ke kanan sedikit terlambat memainkan steering dan out of corner dan sliding di rumput basah, beruntung tak terdapat luka, motor pun tak mengalami kerusakan berati, perjalanan dilanjutkan dan rombongan regroup kembali 1 jembatan cikidang, kali ini seno mendapat kendala dengan kopling cvt nya , tapi berkat kesigapan fafrur dan beruntung dia membawa part kopling tersebut, dalam waktu setengah jam done....thx to fafrur, setelah melewati jembatan dan jalan bumpy saya pun kembali menikmati indahnya jalan cikidang dengan kondisi wet ini bersama rekan benny...thx ben lumayan main sekita 3-4 km...dan akhirnya finish di plabuhan ratu langsung regroup di masjid dekat pantai karena masih subuh dan kita belun bisa chek in di hotel kita menunggu sejenak di masjid tersebut sebelum masuk hotel....rest....


Day One Baksos
Setelah istirahat beberapa jam di hotel, sarapan para peserta bersiap untuk melakukan baksos, jalan menuju lokasi baksos sangat tidak mulus jadi pesera berjalan sangat lambat, dan disambut dengan hujan mulai dari gerimis hingga sedang, tibalah peserta di lokasi baksos disambut oleh para pengurus yayasan dan para siswa, setelah selesai menurunkan barang-barang dari mobil bro GH secara bergotong royong, acara seremonial pun dilaksanakan dengan acara penyambutan sederhana, selesai menyerahkan bantuan berupa buku-buku, mainan anak dan beberapa pakaian pantas pakai, acara dilanjutkan dengan ramah tamah khas komunitas ini, setelah beberapa waktu rombongan peserta pun pamit dan mulai meninggalkan lokasi baksos dengan kesan tersendiri setelah menyaksikan langsung kondisi yayasan tersebut....salute to para sahabat JNC acara-acara seperti ini selayaknya di jadikan agenda tahunan....




setelah tiba di hotel istirahat sejenak...sore hari ada satu peserta menyusul rifky solo ride dari bekasi ke plabuhan ratu....malam harinya tak lengkap rasanya tak menikmati sajian khas kuliner daerah setempat, maka di pilih lah satu lokasi warung di tepi pantai tentu saja dengan hidangan khas ikan bakar pantai selatan jawa ini, dan manu penutup adalah durian....what a dinner....tentu saja di selingi canda tawa ala bikers....setelas selesai bersatap malam di gelar diskusi kecil dan wejangan dari para pini sepuh dan founder club ini untuk para sahabat JNCer baru dilengkapi dengan pembagian no anggota.....dan ditutup dengan rencana perjalan kembali esok hari nya....back to hotel and rest.....special thx to bro GH to traktiran ikan bakarnya dan duren nya.....makyuuus....


Day Two - trip back to Jakarta....
sesuai dengan rencana sebelum kembali ke jakarta akan di adakan foto sesi di tepi pantai, dan di rencanakan jam 10 pagi, rombongan satu persatu mulai packing mempersiapkan diri dan kendaraannya untuk kembali kejakarta, peserta kembali berkumpul di tepi pantai dan melakukan foto sesi, dan kembali ke hotel untuk bersiap refuel dan kembali ke jakarta, pagi itu sebelum berangkat sempat di warnai dengan insiden " Gerry's blacbarry", akhirnya rombongan sebagian besar menanti di pompa bensin dan sebagian menyelesaikan masalah tsb, setelah rombongan regroup kembali dan semua refuel bersiap untuk menuju jakarta....


plabuhan ratu - cikidang - cibadak (+/- 35 km)
hujan sudah menyambut rombongan, perjalanan ini tentu saja tak saya sia-siakan untuk kembali menikmati beberapa section dari arah balik plabuhan ratu-cikidang tersebut sempat bermain sedikit dengan eka...young guns rider dari JNC, akhirnya kami memilih menanti rombongan untuk regroup, ternyata di belakang terjadi lagi dua sliding kecil road captain yusuf sliding karena menginjak jalan yang basah karena hujan dan berminyak karena tumpahan solar dan rifky, agak terlalu dalam mengambil tikungan sehingga menginjak pinggiran jalan cikidang yang bertanah merah...., setelah regroup peserta kembali berjalan menuju pertigaan cibadak....ada insiden kecil lagi tasnya arif tertinggal di warung....dia terpaksa kembali ke warung tersebut untuk mengambil ranselnya padahal sudah berjalan sejauh 3 km an......ooh well....
cibadak - cigombong - bogor (+/- 45 km)
jalanan siang hari seperti biasa jalur sukabumi ini selalu ramai... tapi sedikit demi sedikit para riders mulai menyusuri jalan ini walau dengan tingkat kewaspadaan yang tinggi karena banyak manyarakat umum lain yang harus di hormati menggukan jalur yang sama....,stop di warteg langganan, refuel perut di pertingaan cigombong, dan arif yg tertinggal ternyata tidak melihat teman yang sudah menanti di pertigaan tersebut, selesai stop makan siang yang tertunda akhirnya perjalanan di lanjutkan menuju bogor via cigombong, jalan selanjutnya aspal mulus tentu saja ini langsung di dinikmati dengan sebaik baiknya oleh para riders...kontur jalan naik turun dan blind corner khas jalanan ini tentu saja menambah kenikmatan tersendiri...kalo boleh dengan bahasa lain sensasi jalanan ini yang dirasakan membawa adrenalin kita di level yang berbeda...finish bogor regroupmenyusuri kota bogor yang cukup ramai hari itu, bersama-sama menuju last chek point pompa bensin di bogor untuk regroup dan refuel...., terdengar kabar kalau arif kembali mengalami kecelakaan yang cukup fatal parena kendaraannya menabrak truk fuso dari arah belakang karena menghindari kendaraan lain, akibatnya cover depan dan beserta lampunya hancur total, bahkan bagian kiri sudah nengenai laci cover belakang, master rem bawah rusak, handle brake kanan patah, masih sangat beruntung arif tak mengalami luka, hanya sobek celana di bagian kiri, thx God..., setelah regroup dan mengatur posisi mengantar motor arif yang di putuskan di kendarai oleh fafrul dan motor fafrul di kendarai oleh arif bersama2x menuju bengkel fafrul, sesaat kemudian, dilakukan doa bersama dipimpin oleh seno dan tos brotherhood sebagai ungkapan kebahagian kalo peserta bisa kembali lengkap, walau ada sedikit diwarnai beberapa kecelakaan tapi pada prinsipnya event ini berjalan dengan baik.....peserta pun membubarkan diri menuju rumah masing-masing....


note:
sebagai klub yamaha matik terbilang cukup tua, 6 tahun bukanlah usia yang baru, tapi bukan juga usia yang dewasa, ia mau beranjak ke kelas yang lebih tinggi, ada beberapa catatan yang perlu beri sedikit perhatian, touring kemarin membuat saya lebih mengenal "sedikit lebih" dengan para sahabat JNC, dengan di lahirkannya semangat kebersamaan baru yang dituangakan dalam bentuk logo, bendera, stiker serta berdatangannya sahabat-sahabat baru, dan diberikan no anggota yang juga di tata ulang, menandakan mulai beranjak satu langkah kedepan, semoga dengan banyak lahirnya serba baru ini juga menjadikan kemajuan dan kelajutan eksistensi klub ini kedepan.....sekali lagi kepada para sahabat tercinta saya di JNC....bravo JNC...selamat ulang tahun....semoga semakin dewasa...dan menjadi klub yang di hormati dan disegani.....dengan semangat brotherhood....keep ride on...and riding safety....

salam,
achobule

Bersatu Padu Lewat Kopdar Gabungan Komunitas Nouvo

Apa jadinya bila sejumlah komunitas sejenis kopdar bareng? Pertemuan ini bukan saja seru, tapi juga spesial. Lantaran sebagian dari komunitas itu awalnya merupakan satu klub yang kemudian memisahkan diri. 

Niatan ‘menyatukan kembali’ komunitas dan klub ini diawali dari prakarsa oleh Stephen Andries. “Di Jakarta, Bogor dan Bandung, komunitas Nouvo tetap eksis walaupun pabrikannya sudah lama menyetop produksinya,” yakin Stephen,

Pada Jumat, 11 Maret mereka berkumpul di bilangan Jl. Gandaria, Jakarta Selatan. Mereka terdiri dari Jakarta Nouvo Club, Nouvo Owner Society, Bandung Nouvo Club, Nouvo Z Riders, Nouvo Kaskus, Nouvo Holden, Brigade Motor Senayan. 

“Memang acara ini benar-benar dikhususkan untuk agenda saling mengenal sesama komunitas Nouvo. Jadwalnya pun sengaja dibuat Jumat malam atau disesuaikan dengan jadwal kopdar masing-masing klub,” kata Achobule, salah satu dedengkot BMS

Sebagian besar pemilik Nouvo yang hadir adalah produk keluaran awal yakni 2002-2005. Skubek keluaran tahun segitu memiliki ciri khas, bentuk lampu depan yang besar mirip kepala lele. Makanya, besutan ini biasa disebut Nouvo Lele. 

Walaupun tidak semua peserta yang hadir adalah pemilik Nouvo Lele. Seperti Nouzer alias Nouvo Z Riders. Komunitas ini khusus untuk pemilik Nouvo-Z yang resmi berdiri pada 29 November 2005. 


 Suasana cair walau beda klub
Sipnya lagi, mayoritas anggota Nouzers sudah memodifikasi tampilan motornya. Bahkan di awal berdirinya, beberapa anggota Nouzers ada yang sudah menggunakan peranti komunikasi canggih berupa GPS atau alat untuk membantu navigasi. 

“Kegiatan wajib kami yakni turing tahunan pada saat ulang tahun klub. Untuk turing tambahan boleh saja dilakukan oleh anggota lainnya,” jelas Riady yang didaulat jadi pembina Nouzers.

Sedangkan Nouvo Kaskus berawal dari forum Kaskus. “Kami bertemu awalnya di forum Kasak Kusuk. Cari info tentang Nouvo. Dari obrolan sepakat untuk membentuk komunitas ini,” tegas Carlos, salah satu anggota Nouvo Kaskus. 

Pertemanan lewat jalur dunia maya ini punya kelebihan. Informasi jadi lebih cepat dan memudahkan anggota Nouvo Kaskus mencari komponen yang mereka butuhkan,” katanya. 

Nouvo yang stop distop produksi oleh pabrikan Yamaha, pasti akan merisaukan pemiliknya jika perlu atau cari komponen. “Tidak masalah. Masih banyak kok komponennya. Bahkan untuk body part yang susah sekali pun,” pasti Carlos yang juga membawa brothernya dari Bandung, Bogor dan juga Depok. 

Nouvo Owners Society terdiri dari 50 orang anggota. Berdiri pada Maret 2007. Biasa mengadakan kopi darat di Kawasan Patung Panahan, Senayan, Jakarta. “Sebagai komunitas, kami memberikan kebebasan untuk anggota dalam berekspresi soal tunggangan. Mau modifikasi fashion boleh atau modif performa,” jelas Christanto, Ketua Umum NOS. 

Satu hal yang wajib ditaati oleh anggota, motor harus tetap dalam kondisi laik jalan. “Mau bore up 200 cc lebih nggak papa. Asal saat turing wajib, motor itu harus bisa ikut dan tentunya tetap safety,” jelas pria akrab dipanggil Chris. 

Salah satu kegiatan yang lagi in di komunitas ini adalah hampir semua anggota aktif memiliki hobi bersepeda gunung. “Kalau nggak kopdar biasanya kita ke Ciawi, Bogor main sepeda gunung,” jelas Chris yang memodif sepedanya sehingga diikuti oleh para anggota. 

Untuk Nouvo Holden biasa ngumpul bareng di bilangan Circle K, Gandaria, Jakarta Selatan. “Komunitas ini merupakan pemilik mobil Holden yang juga punya Nouvo. Tapi lebih sering pakai Nouvo dibanding Holden. Aliran skubeknya dari street performance sampai klasik yang masih mempertahankan keaslian,” kekeh Stephen Andries, salah satu anggota Nouvo Holden. 

Tanjung perwakilan Bandung Nouvo Club mengungkapkan semangat yang dalam kumpul bareng ini bisa makin diperkuat. “Kami berharap rasa persaudaraan yang ditimbulkan dari ajang kopdar bersama ini bisa semakin mempersolid teman-teman,” harap Tanjung.



   Makin berkembang
Komunitas Awal

Jakarta Nouvo Club bisa dibilang klub pertama Yamaha Nouvo. JNC juga tergabung dalam Yamaha Rider Club (YRC).

Dengan perkembangan, beberapa anggota awal kemudian pisah dan mendirikan klub lain. Namun, perpisahan dan perbedaan ini tidak menjadi friksi di antara komunitas Nouvo. 

Hendro Ardianto, Ketua JNC mengatakan kalau klub ini berdiri pada 2003. “Tepatnya, tidak lama setelah Nouvo dilluncurkan. Kami banyak mengadakan kegiatan terutama turing,” bilang Hendro. 

JNC didirikan atas dasar saling suka, dan tidak membatasi anggota pemilik Nouvo lama, atau Nouvo Z bahkan Nouvo Elegance sekalipun. Klub yang bermarkas di kawasan Tebet Timur, Jakarta Selatan ini selalu menggelar kopi darat setiap Jumat malam. Waktunya mulai jam 20:00 dan bertempat di belakang Kejaksaan Negeri atau di samping Circle K, pas depan Interstudy Bulungan, Jakarta Selatan.

Anggota JNC juga seperti anggota komunitas lain yang lebih mengarah pada fashion alias tampilan. Namun tidak jarang juga sebagian anggota yang memodif ikasi kinerja skubek Yamaha ini dengan menambah kapasitas mesin. Kombinasi modifikasi tampilan dan performa.

 Tempat kumpulnya tukang ngebut
Semua Nggak Standar

Jika melongok motor anggota komunitas BMS ini, tidak satu pun ditemui motor standar. Semua sudah kena sentuhan bore up, Cuy!

Benar. “BMS adalah sebuah wadah berkumpulnya penggemar motor yang hobi turing dan juga pecinta kecepatan. Jadi, kami memang tidak membatasi merek dan dari klub mana dia berasal,” jelas Acho salah seorang pentolan BMS.

Karena tempat berkumpulnya speed freak turing, maka agenda rutin tahunan, ya pasti turing. Nah, di sinilah keunggulan BMS. Meski sekilas tanpa organisasi dan kepengurusan yang jelas, tapi BMS sangat lihai mengelola perencanaan dan perjalanan turing. Sebelum menentukan agenda tahunan, mereka mengangkat beberapa orang yang ditunjuk sebagai koordinator event.

Saking seriusnya, sebelum melakukan turing, sang koordinator harus melakukan survey terlebih dahulu sebelum agenda turing dijalankan. Survey meliputi kondisi aspal jalanan, lalu lintas, titik start dan finish. Karena biar bagaimana pun juga koordiantor harus bisa menemukan mana jalanan yang bagus, lalu lintas sepi sehingga tidak membahayakan pengendara lain. 

Jangan lupa kabar-kabari kalau mau jalan lagi! (motorplus-online.com)